Rabu, 04 April 2012

Refleksi Individu (Mid Term)


Selama service learning ini, kami baru melakukan evaluasi kesanan sebanyak 2 kali, yaitu ke perpustakaan dan ke kepala sekolahnya. Sewaktu kami ke perpustakaan disana saya lihat perpustakaannya rapi, tapi buku-bukunya tidak rapi. Rak-rak nya tidak ada label, orang bisa bingung mencari buku kalau seperti itu. Dan mungkin karena masih perpustakaan sekolah yang kecil, maka mungkin dipikirnya tidak perlu pakai papan nama di rak. Tapi kalau seperti itu, pengguna yang mau mencari koleksi buku juga bisa bingung, dan harus mencari satu-persatu jika belum familiar dengan perpustakaan itu. Lalu disitu juga ada beberapa unit komputer, tapi katanya belum pernah dipakai. Sungguh sayang sekali, karena sudah dibeli tetapi tidak dimanfaatkan. Padahal kalau bisa dimanfaatkan segera, justru bagus dan dapat mendukung siswa-siswi nya yang jurusan seni, dan bisa memakai komputernya untuk desain atau mencari referensi-referensi buku.
Melihat hal itu, saya jadi ingin memperbaiki perpustakaan mereka agar jadi seperti perpustakaan kami di UK Petra, dimana saya bisa suka berada di perpustakaan dan menjadi rumah kedua di kampus. Perpustakaan bisa menjadi menyenangkan jika kita tahu cara menggunakannya yang benar dan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada. Lebih menyenangkan lagi kalau kita bisa terlibat memberikan sesuatu bagi perpustakaan.
Di kuliah SIP ini saya jadi tahu ternyata kita bisa terlibat langsung pada proses perpustakaan, meskipun kita sebagai pengguna tidak tahu secara langsung, tapi dengan adanya web 2.0, kita bisa terlibat dalam proses berkembangnya perpustakaan. Kita juga jadi bisa memanfaatkan perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan kita yang sebelumnya tidak disediakan. Hal inilah yang ingin saya coba wujudkan untuk perpustakaan SMKN 11 agar perpustakaan mereka bisa selangkah lebih maju seperti perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi dan dapat mendukung siswa-siswi mereka sepenuhnya dalam bakat dan minat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar